Blog

Sejarah Musik Dangdut di Indonesia

Mendengar istilah musik dangdut sepertinya sudah tidak asing lagi bagi Anda. Musik yang satu ini hampir setiap harinya di dengar oleh member situs judi online Lexus365. Musik dangdut khas Indonesia ini mampu membuat orang-orang tertarik untuk mendengarkannya. Salah satu ciri khas utama dari musik dangdut adalah terdapat kendang yang menjadi instrumen musiknya.
Akan tetapi, ada banyak hal yang perlu Anda pelajari tentang musik dangdut. Mulai dari apa itu dangdut, sejarah, cengkok, dan masih banyak hal lainnya. Dengan begitu, Anda akan semakin memahami secara detail mengenai musik dangdut.

Apa Itu Musik Dangdut?

Musik dangdut adalah musik lokal khas Indonesia yang di dalamnya terdapat perpaduan musik Melayu, India dan Arab. Musik dangdut menjadi salah satu jenis musik paling populer di Indonesia.
Musik dangdut di Indonesia mulai berjalan sejak tahun 1970 an, kemudian popularitasnya semakin meningkat. Salah satu pelopor musik dangdut di Indonesia adalah Rhoma Irama yang memperkenalkan musik tersebut lewat lagu dan musik yang dibawakannya.

Banyak karya yang sudah dihasilkan oleh Rhoma Irama dan sukses menarik perhatian kalangan masyarakat. Lagu-lagunya pun terkenal dan masih terus dibawakan oleh penyanyi dangdut muda saat ini. Sebuah apresiasi besar untuk karya dari Rhoma Irama yang mengembangkan dangdut di Indonesia.

Awal Mula Kemunculan Musik Dangdut

Pada tahun 1940an, musik Melayu Deli yang lahir di Sumatera Utara mengalami perkembangan dan merambah ke Batavia. Setelah itu, para musisi sering melakukan eksperimen mengenai musik tersebut dengan memasukan musik India ke dalamnya.

Setelah itu, terbentuklah musik perpaduan India dan Melayu yang sangat khas. Perkembangan musik tersebut terus berkembang hingga tahun 1970an dan telah mengalami perubahan besar pada kancah musik melayu yang telah dibuat oleh Rhoma Irama.

Sosok Rhoma Irama membentuk grup Soneta dan kemudian mulai menjadikan musik dangdut sebagai ciri khas musik Indonesia. Seiring berkembangnya waktu, musik ini juga semakin berkembang dan banyak peminatnya. Berbagai macam musik lainnya seperti gitar, perkusi, terompet mulai menginvasi, sehingga menghasilkan irama yang senada.

Setelah itu, musik rock menjadi sangat kental setelah dipadukan dengan musik dangdut dan menjadi ajang pertempuran antara dangdut dan rock untuk merebut pasar di Indonesia. Bahkan sempat diadakan duel antara grup dangdut dengan rock untuk menunjukan siapa yang terbaik.
Pelopor Musik Dangdut di Indonesia

Salah satu sosok yang menjadi pelopor musik dangdut di Indonesia adalah Rhoma Irama. Lagu populernya yang bertujuan untuk menyentil para pemain judi online berjudul “Judi” berhasil memperkenalkan musik dangdut semakin luas dan dikenal oleh masyarakat se-Indonesia.

Sebab itulah mengapa Rhoma Irama dijuluki sebagai Raja Dangdut. Beragam karya sudah dihasilkan, hingga saat ini musik dangdut masih terus berkembang di Indonesia. Bahkan musik dangdut sudah mulai merambah ke Negara lain.

Sejarah Musik Dangdut di Indonesia

Musik dangdut sudah ada sejak lama di Indonesia, dimana dangdut merupakan onomatope dari permainan alat musik tabla yang berasal dari India, musik tersebut menghasilkan suara “ndut”.

Pada tahun 1972 dalam majalah Tempo Putu Wijaya menyebut lagu “Boneka India” merupakan campuran antara musik India, Melayu, dan irama padang pasir. Perpaduan musik inilah yang menjadikan musik tersebut dikenal dengan istilah dangdut.
Dangdut bisa dibilang sebagai musik paling populer di Indonesia yang di dalamnya memiliki unsur musik India, Melayu dan Arab. Biasanya orang-orang menyebut ciri khas musik dangdut terdapat gendang atau tabla di dalamnya.

Cikal Bakal Musik Dangdut

Pengaruh adanya musik dangdut di Indonesia yaitu dari musik India melalui sebuah film India yang dibawakan oleh Ellya Khadam. Pada saat itu lagu yang dibawakannya adalah “Boneka India” yang sempat melejit pada tahun 1950an. Setelah itu, Rhoma Irama muncul dan menjadi tokoh utama yang mengusung musik dangdut pada tahun 1970an.

Karakter dari musik ini cukup kental dengan nuansa India, khususnya musik tabla atau kendang yang menjadi ciri khasnya. Sementara pengaruh dari Arab yaitu terletak pada cengkok dan harmonisasi. Sehingga hasil yang diperoleh menjadi perpaduan yang memuaskan.

Musik ini sangat terbuka dan dapat dipengaruhi oleh beberapa jenis musik lain seperti pop, rock, dan lain sebagainya. Hingga sekarang ini, musik dangdut seringkali dijadikan aransemen dengan beberapa jenis musik lainnya. Sehingga memberikan hasil yang luar biasa ketika dibawakan oleh orang yang memiliki kemampuan dalam musik dangdut.
Secara garis besar, musik dangdut ini tak bisa dilepaskan dari pengaruh bentuk musik lainnya. Musik dangdut yang dipengaruhi musik India, irama Arab, Melayu ini menjadikan dangdut sebagai musik ternama di Indonesia saat ini.

Berinteraksi dengan Musik Lain

Perlu Anda ketahui, musik dangdut bersifat fleksibel. Dalam hal ini berarti dapat dipadukan dengan musik lainnya secara bebas. Selama memberikan hasil yang baik, maka musik dangdut akan senada dengan beberapa musik lainnya.
Bahkan beberapa lagu barat banyak yang di dangdutkan. Seperti aliran musik gambus dan qasidah yang secara perlahan hanyut setelah arus dangdut muncul. Musik dangdut bisa Anda padukan dengan musik pop, rock, dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *